BUSAMNEWS.ID

Kini Hadir di Samarinda, Berau, & PPU

GAGAK Bersatu Nusantara Dukung Warga Belayan, Ahmad Taufik Soroti Dugaan Pelanggaran PT BAR

Busamnews.id, Tenggarong– Wakil Ketua Umum Ormas GAGAK Bersatu Nusantara, Ahmad Taufik, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat Kecamatan Belayan dan Kembang Janggut dalam menuntut keamanan, kenyamanan serta kesehatan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan menyusul polemik crossing jalan dan dugaan dampak lingkungan dari aktivitas PT Bumi Alam Raya (BAR) yang saat ini menjadi perhatian masyarakat dan DPRD Kutai Kartanegara.

Ahmad Taufik menegaskan, GAGAK Bersatu Nusantara tidak memiliki kepentingan meminta fee maupun keuntungan pribadi dari perusahaan tambang. Namun pihaknya meminta seluruh investor tambang taat aturan dan tidak melakukan pelanggaran hukum.

“Kami tidak meminta fee atau apa pun dari perusahaan. Yang kami inginkan investor tertib terhadap perizinan, RKAB dan jangan sampai nakal terhadap aturan, apalagi sampai merugikan negara,” tegas Ahmad Taufik, Senin (12/5/2026).

Ia menilai sumber daya alam di Kutai Kartanegara merupakan kekayaan negara yang harus dikelola secara benar dan berpihak kepada masyarakat.

“Hasil bumi ini milik negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi pengelolaannya harus benar dan tidak boleh merugikan rakyat,” ujarnya.

Selain menyoroti persoalan crossing jalan dan dampak lingkungan, Ahmad Taufik juga mengungkap dugaan aktivitas penjualan kayu log yang disebut berasal dari area perusahaan.

Menurutnya, pihaknya mendapati adanya aktivitas penarikan kayu menggunakan alat berat yang dilakukan pada malam hari sebelum diduga dijual kepada masyarakat.

“Kami mendapati ada aktivitas penarikan kayu log pada malam hari menggunakan alat berat lalu dijual ke masyarakat. Ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan instansi terkait,” katanya.

Atas dugaan tersebut, GAGAK Bersatu Nusantara meminta aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan instansi teknis turun langsung melakukan pengawasan terhadap aktivitas perusahaan tambang di wilayah Belayan dan Kembang Janggut.

Mereka juga mendesak agar aktivitas pertambangan diawasi secara ketat guna mencegah dugaan penyimpangan, kerusakan lingkungan hingga potensi kerugian negara dari sektor sumber daya alam.

“Kami akan terus bersama masyarakat memperjuangkan hak rakyat demi keselamatan lingkungan dan masa depan daerah,” tutupnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *