BUSAMNEWS.ID

Kini Hadir di Samarinda, Berau, & PPU

Isuzu Traga Kian Diminati di Kaltim, Tangguh di Medan Berat dan Irit Bio Solar

Samarinda, Busamnews.id – Kendaraan niaga berbahan bakar diesel masih menjadi pilihan utama pelaku usaha di Kalimantan Timur. Salah satunya Isuzu Traga yang penjualannya disebut mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2026.

Tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan pikap ini tidak lepas dari kebutuhan operasional di wilayah Kalimantan Timur yang memiliki medan cukup berat, mulai dari jalan bergunung, berlumpur hingga area perkebunan dan proyek.

Kepala Cabang Borneo Auto Cemerlang, Achmad Nur, mengatakan Isuzu Traga menjadi salah satu kendaraan niaga yang paling banyak dicari konsumen di Kaltim karena dinilai kuat untuk kebutuhan kerja harian.

“Untuk wilayah Kaltim, Traga terbukti handal melewati jalan bergunung dan berlumpur. Banyak konsumen kami berasal dari sektor perkebunan, distribusi barang, hingga kontraktor proyek,” ujarnya.

Selain kemampuan di medan berat, faktor efisiensi bahan bakar juga menjadi alasan utama meningkatnya permintaan kendaraan diesel tersebut.

Achmad menyebut konsumsi bahan bakar Isuzu Traga mampu mencapai sekitar 11,7 kilometer per liter sehingga dinilai cukup hemat untuk kendaraan niaga di kelasnya.

“Traga menggunakan bio solar dan konsumsi BBM-nya cukup efisien. Jadi pelaku usaha tetap merasa kendaraan ini ekonomis untuk operasional jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, mayoritas konsumen di Kalimantan Timur lebih mempertimbangkan ketahanan kendaraan dan biaya operasional dibanding tren kendaraan berbahan bakar lain.

“Pelaku usaha di sini butuh kendaraan yang kuat, irit, dan mudah perawatan. Itu yang membuat Traga masih sangat diminati,” tambahnya.

Meningkatnya aktivitas logistik, distribusi bahan pokok, hingga proyek pembangunan di Kalimantan Timur juga turut mendorong kebutuhan kendaraan angkut ringan dengan kapasitas besar dan mesin tangguh.

Dengan karakter wilayah yang didominasi jalur industri dan perkebunan, kendaraan diesel dinilai masih menjadi solusi utama bagi banyak pelaku usaha di Benua Etam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *